Thursday, October 6, 2011

Atasi Alergi Seafood

APA yang menyebabkan timbulnya reaksi alergi? Para ahli umumnya percaya bahwa kandungan histamin pada ikan, udang, cumi-cumi atau hewan laut lainnya, terutama yang sudah tidak segar, yang memicu timbulnya reaksi alergi. Histamin terbentuk dari protein (perlu diingat bahwa hewan laut mengandung protein tinggi), yang bereaksi dengan enzim-enzim yang terbentuk setelah kematian makhluk hidup. Umurnnya, gejala alergi akan muncul bila makanan laut yang dikonsumsi kualitasnya sudah tidak baik lagi. Sebab, daging ikan sudah mulai dihabiskan oleh mikroorganisme pembusuk yang bereaksi dengan enzim-enzim tersebut.
Selain itu, teori lain mengatakan, makanan laut yang diambil saat bulan purnama dapat memicu alergi juga. Konon, alasannya adalah pada saat bulan purnama, banyak hewan menjalani musim kawin, dan saat musim kawin itu histamin pada hewan taut sedang tinggi.
Tapi, tidak perlu panik saat mengalami reaksi alergi seafood. Umumnya, reaksi alergi yang paling sering di¬jumpai adalah reaksi ringan, misalnya timbul ruam tanpa gejala-gejala lain. Bila serangannya ringan berupa gatal-gatal dan timbul ruam, bisa diberikan antihistamin oral, berupa sirup atau tablet, dan antihistamin lokal serta obat-obat lain penawar alergi. Kalau kebetulan Anda berlibur di sekitar pantai, bawalah obat tersebut.
Reaksi alergi berat seperti sesak napas, tentu membutuhkan pertolongan dokter. Atau kalau memang bisa, maka cara paling praktis menghindari alergi makanan olahan hasil laut tentu dengan tidak mengonsumsinya.

No comments:

Post a Comment