| Energi Karbohidrat Kalsium | 172,5 Kal 1,6 gram 105,1 mg | Lemak Protein | 5,9 gram 18,4 gram |
BAHAN :
| Kembang tahu (rendam hingga lembek) Fillet ikan salmon (haluskan) Telur (kocok) Daun bawang (iris halus) Jamur kuping (iris halus) Merica bubuk Garam | 1 lembar 250 gram 1 butir 2 batang 50 gram 1/4 sendok teh 1/2 sendok teh |
CARA MEMASAK :
- Campur ikan, telur, daun bawang, jamur kuping, merica, dan garam. Aduk rata.
- Bentangkan kembang tahu. Ratakan campuran ikan di atasnya.
- Gulung dan ikat dua ujung gulungan kembang tahu dengan benang. Kukus hingga masak (15 menit). Bisa juga digoreng. Potong sepanjang 0,5 cm.
TIPS :
Osteoporosis merupakan penurunan kualitas dan kuantitas kepadatan tulang. Padahal, keduanya sangat menentukan kekuatan tulang. Dengan kondisi itu, penderita osteoporosis sangat rentan mengalami patah tulang atau fraktur. Pengobatan dan pencegahannya dapat ditunjang dengan pengaturan makanan yang tepat. Salmon merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan vitamin D dan protein. Vitamin D dan protein merupakan bahan yang baik untuk pencegahan osteoporosis. Vitamin D berfungsi membantu penyerapan kalsium dan fosfor. Protein diperlukan untuk menjaga produksi hormon dan faktor pertumbuhan yang diperlukan dalam pembentukan tulang. Selain baik untuk tulang, salmon kaya EPA dan DHA yang bagus untuk pertumbuhan dan fungsi otak. Perlu diketahui pula, beberapa sumber zat gizi yang penting untuk tulang dan tentunya diperlukan oleh penderita osteoporosis. Di antaranya, kalsium, phospor, vitamin D, vitamin C, dan protein.
No comments:
Post a Comment