Tuesday, July 26, 2011

Manfaat Sayur Sawi

Sawi putih (Brassica rapa convar. pekinensis; suku sawi-sawian atau Brassicaceae) dikenal sebagai sayuran olahan dalam masakan Tionghoa. Karena itu disebut juga sawi Cina. la dikenal pula sebagai petsai. Disebut sawi putih karena daunnya yang cenderung kuning pucat dan tangkai daunnya putih. Sawi putih dapat dilihat penggunaannya pada asinan (diawetkan dalam cairan gula dan garam), dalam capcay, atau pada sup bening. Sawi putih beraroma khas namun netral. Habitus tumbuhan ini mudah dikenali: memanjang, seperti silinder den­gan pangkal membulat seperti peluru. Warnanya putih. Daunnya tumbuh membentuk roset yang sangat rapat satu sama lain.
Tanaman sayur yang banyak digunakan pada ibu rumah tangga ini banyak sekali manfaatnya antara lain :
1. Mencegah osteoporosis - Darl kandungan vitamin K dalam sawi dapat mengatur protein tulang dan kalsium di dalam tulang.
2. Mencegah penyakit jantung - Vi­tamin E, betakaroten dan vitamin C pada sawi sangat baik untuk mencegah kolesterol dan penyakit jantung. Ke­tiga zat tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya oksidasi kolesterol LDL. Sawi juga mengandung niasin yang berfungsi memperkecil proses ateroskerosis dan akhirnya menurunkan kemungkinan terjadinya serangan jantung.
3. Menjaga kornea mata agar selalu sehat - Dengan adanya vitamin A mem­buat sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu protein yang tidak larut dalam air dan bukan mucus.
4. Mencegah anemia - Mengandung asam folat fungsi dalam proses sinte­sis nukleoprotein merupakan kunci pembentukan dan produksi butir-butir darah merah normal dalam sumsum tulang.
5. Dapat melindungi kulit - kandun­gan vitamin E pada sawi dapat ber­fungsi sebagai antioksidan utama di dalam sel. The George Mateljan Foun­dation (2006) menggolongkan sawi dalam kategori excellent sebagai sum­ber vitamin E. Kebutuhan rata-rata vitamin E mencapai 10-12 mg/hari.
6. Menyembuhkan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stress - Karena mengandung vitamin C pada sawi hampir setara dengan jeruk. Komposisi 1 cangkir sawi cukup untuk memenuhi 59 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C perhari.
7. Mencegah diabetes melitus - Kalsium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan tubuh yang dapat menurunkan kadar koles­terol dan gula merah.
8. Tangkal macam-macam kanker Adanya Indol dan Isotiosianat ber­fungsi untuk mereduksi potensi kanker karena kemampuan kedua komponen itu mengatur enzim yang berfungsi mendetoksifikasi hati. Dari beberapa hasil studi epidemologi, Park dan Pezzuto (2002) melaporkan bahwa kon­sumsi sayuran dari genus Brassica (termasuk sawi) dapat menurunkan resiko berbagai jenis kanker, yaitu kanker payudara, prostat, ginjal, kolon, kandung kemih dan paru-paru. Sedangkan sulforan yang mana dari pub - likasi pada Journal of Nutrition pada tahan 2004 menunjukkan bahwa kandungan sulforan yang banyak terdapat pada golongan Brassica sangat efektif untuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara.
9. Mencegah penyakit gondok - Goitrogen dapat menghambat fungsi kelenjar tiroid, menyebabkan terjadinya goiter gondok.

No comments:

Post a Comment